Langkah Lengkap Kalibrasi Baterai Laptop
Kalibrasi baterai adalah proses menghitung kapasitas tersisa dari baterai laptop.
Kalibrasi baterai diperlukan ketika
Windows tidak mampu mengenali seberapa banyak power yang masih tersisa di dalam
baterai. Nah, jika begitu maka laptop akan mati tiba-tiba
akibat kesalahan pembacaan power
remaining oleh windows.
Apalagi jika baterai laptop anda sudah
ada tanda X merah pada sistem tray dan ada tulisan “consider replacing your battery” itu artinya anda sudah harus
siap-siap pergi ke toko komputer untuk membeli baterai laptop baru.
Kalibrasi
baterai cukup dilakukan sekali dalam 2-3 bulan. Dengan melakukan kalibrasi
baterai, pembacaan power yang tersisa akan lebih akurat.
Beberapa Faktor Kapasitas Baterai Bisa Berkurang
1. Panas
pada baterai.
2. Durasi
penggunaan.
3. Usia
baterai.
Merupakan
faktor utama yang menyebabkan kapasitas baterai anda berkurang. Semakin baterai
sering digunakan maka kapasitas baterai anda lama kelamaan akan berkurang. Ini
bukan berarti baterai yang tidak pernah digunakan kapasitasnya bakal tetap
maksimal atau utuh. Meskipun anda tidak pernah menggunakan baterai laptop anda
tapi usia baterai itu sendiri juga bakal mengurangi daya tampung energinya.
Semakin tua umur sebuah baterai maka semakin lemah daya tampungnya.
Singkatnya untuk melakukan kalibrasi
baterai laptop, anda harus men-charge baterai anda hingga full 100%, lalu
menguras energinya hingga habis, kemudian men-chargenya lagi hingga kembali
100%.
Cara melakukan kalibrasi manual :
·
Lakukan pengecasan hingga
100%.
·
Lalu biarkan baterai
istirahat setidaknya selama 2 jam, dengan membiarkan laptop tetap dicas.
Dengan ini, baterai akan tetap dingin. Anda tetap dapat
menggunakan komputer seperti biasa.
·
Kemudian, bukalah Power
Options dengan cara klik Start dan ketik "Power Options" dan klik
"Change Plan Settings" pada Power Plan yang sedang anda gunakan.
·
Kemudian klik
"Change advanced power settings"
·
Aturlah pengaturannya
seperti dibawah ini :
·
Lepaskan pengecasan lalu
Anda bisa menggunakan komputer seperti biasa dan biarlah laptop anda melakukan
hibernate dengan sendirinya ketika baterai kritis.
Saat melakukan proses
kalibrasi baterai, pastikan pengaturan power plan tidak di set untuk melakukan
sleep atau mematikan layar laptop anda. Jika komputer anda masuk ke mode
"Power Saving" ketika anda tidak di depan komputer, proses kalibrasi
baterai tidak akan berjalan maksimal.
·
Setelah komputer anda
mati dengan sendirinya, biarkan komputer tetap tidak menyala selama 5 jam.
·
Jika sudah selesai,
lakukan pengecasan kembali hingga 100%. Anda dapat menggunakan komputer seperti
biasa.
·
Jika anda telah merubah
pengaturan di power plan, balikkanlah seperti sedia kala dengan mengklik
"Restore default settings for this plan".
Setelah anda melakukan semua hal diatas,
komputer anda sekarang akan membaca power lebih akurat lagi, sehingga anda bisa
melihat lagi berapa lama komputer anda bertahan.
Sumber
0 comments :
Post a Comment