Friday, November 02, 2012
ivaaan
 |
Ciri Organisasi
|
Ciri
Organisasi
Berikut ini adalah ciri- ciri organisasi secara umum :
Terdapat sebuah kelompok orang
yang dapat dikenal dan saling mengenal.
Terdapat kegiatan yang berbeda-
beda, tapi saling berkaitan ( interdependent part ) yang merupakan
kesatuan kegiatan.
Masing- masing orang memberikan
kontribusi berupa pemikiran, tenaga, dsb.
Terdapat kewenangan, koordinasi
dan pengawasan.
Terdapat tujuan yang ingin dicapai.
Unsur
– Unsur Organisasi
Unsur dasar yang membentuk suatu organisasi terdiri dari :
1. Anggota organisasi.
Yaitu, Orang-orang yang
melaksanakan pekerjaan organisasi, membentuk organisasi serta
terlibat dalam beberapa kegiatan primer. Orang-orang ini terlibat
juga dalam kegiatan pemikiran-pemikiran yang meliputi konsep-konsep,
penggunaan bahasa, pemecahan masalah, dan pembentukan gagasan. Mereka
juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan perasaan yang mencakup emosi,
keinginan, dan aspek-aspek perilaku manusia lainnya yang bukan aspek
intelektual. Mereka juga terlibat dalam kegiatan self-moving
(mencakup kegiatan fisik). Dan mereka terlibat juga dalam kegiatan
elektrokimia yang mencakup brain synaps (daerah kontak otak tempat
impuls saraf ditransmisikan hanya ke satu arah).
2. Pekerjaan dalam organisasi
Pekerjaan ini terdiri dari
tugas-tugas formal dan tugas-tugas informal. Tugas-tuguas ini
menghasilkan produk dan memberikan pelyanan organisasi. Pekerjaan ini
ditandai oleh tiga dimensi universl ;
Isi
Keperluan
Konteks
Praktik-praktik pengelolaan
Teori
Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik (Teori
Tradisional)
Berisi konsep-konsep
tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Digambarkan oleh para teoritisi klasik sangat desentralisasi, tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk
mekanistik structural yang kaku.
a. Teori
Birokrasi
Dikemukakan oleh Max Weber dalam
bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata
birokrasi berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu
legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur
dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut
rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk
mencapai tujuan tersebut.
b. Teori
Administrasi
Dikembangkan atas
dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta
Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari
Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah
manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah
:
- Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung
jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
-
Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity
of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
-
Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi
(centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan
(oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia
(stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
-
Semangat korps (spirit de corps)
c. Manajemen
Ilmiah
Scientific management dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Ada 2
pendapat tentang manajemen ilmiah. Pendapat pertama mengatakan
manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa
dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Pendapat kedua mengatakan
manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “a bag of
tricks” untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
2. Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau
Manusiawi)
Teori neoklasik secara sederhana sebagai
teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori
neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan teori ini
adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan
sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya atas dasar
anggapan ini maka teori neoklasik mendifinisikan “suatu organisasi”
sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
3. Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut juga sebagi analisa system pada
organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan
manajemen. Teori modern melihat pada semua unsur organisasi sebagai
satu kesatuan & saling ketergantungan, yang didalamnya
mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang
berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi
merupakan system terbuka.
Sumber :
0 comments :
Post a Comment